250 Ekor Lobster Dilepas di Selat Bali

0
774

ratusan-ekor-lobster-dengan-ukuran-di-bawah-200-gram-dilepas-oleh-petugas-balai-karantina-ikan-surabaya-di-selat-bali-siang-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Transaksi jual- beli lobster di bawah ukuran yang ditentukan tampaknya masih marak. Buktinya Balai Karantina Hasil Perikanan Surabaya berhasil mengamankan sedikitnya 250 ekor lobster di bawah ukuran 200 gram  yang akan diselundupkan ke Denpasar melalui Banyuwangi.

Setelah ditangkap, lobster-lobster itu langsung dilepasliarkan di Selat Bali Kamis (29/9) kemarin. Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan, Pengendalian, dan Informasi, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Surabaya, Wiwit Supriyono, mengatakan penyelundupan lobster di bawah ukuran yang ditentukan itu berhasil digagalkan saat pelaku melintas di jalan raya Situbondo, Desa Ketapang, Kalipuro,  Selasa (27/9) lalu.

Loading...

Hasil pemeriksaan, ditemukan lobster yang dikemas dalam styrofoam dan diangkut mobil itu ukurannya tidak sampai 200 gram. ”Pengakuan sopir akan dibawa ke Denpasar, Bali,” kata Wiwit.  Dia menambahkan, sesuai Peraturan Menteri Nomor 01  Tahun 2015 tentang pelarangan penangkapan lobster, rajungan, dan kepiting, dijelaskan bahwa penangkapan lobster di bawah ukuran 200 gram sangat tidak  diperbolehkan.

Selain itu, apabila diketahui ada seseorang yang mengambil dan membawa hasil laut tersebut tanpa dilengkapi dokumen dari Balai Karantina Hasil Perikanan, maka yang bersangkutan bisa terjerat pidana 3 tahun penjara. ”Yang boleh  ditangkap hanya yang berukuran  di atas 200 gram. Kalau di bawah  itu jelas melanggar, ancaman  hukuman dendanya bisa sampai Rp 150 juta,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2