Ganti Warga Tegalharjo Gugat Pilkades

0
1286
Ilustrasi
Ilustrasi

BANYUWANGI – Masalah pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di 51 desa terus bermunculan. Komisi Pemerintahan dan Hukum DPRD rajin turun ke desa-desa untuk memantau perkembangan dan persiapan pelaksanaan pilkades.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Yang terbaru, sejumlah anggota komisi yang dipimpin Fecky Septalinda itu turun ke Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore untuk menindaklanjuti pengaduan warga setempat. Lima anggota komisi yang turun ke Desa Tegalharjo itu dipimpin Wakil Ketua Komisi Syahrani yang didampingi anggota yang lain, Atiqoh, Eko Susilo Nur hidayat, A. Munib Syafaat, dan Hery Sugiarto.

“Kami datang ke Tegalharjo untuk menindaklanjuti surat masuk dari elemen masyarakat desa setempat sekaligus untuk mengetahui langsung persoalan-persoalan yang berkembang di desa tersebut,” ujar Syahroni kemarin (31/10).

Menurut Syahroni, surat yang diterima pihaknya mempersoalkan buka dan tutup proses pendaftaran calon kepala desa (cakades). “Elemen masyarakat tersebut mempertanyakan kenapa proses pendaftaran yang sudah ditutup, sempat di buka kembali. Kami mengundang panitia pilkades tingkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat,” kata politikus PPP tersebut.

Loading...

Syahoani menambahkan, berdasar keterangan pihak panitia pilkades tingkat desa, ternyata proses pendataran hanya di buka kembali beberapa menit. Itu dilakukan untuk memberikan kesempatan salah satu bakal calon yang sebelumnya telah mendaftar untuk melengkapi berkas pendaftaran.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last