Gerak Jalan Tradisional Kisruh

0
619

Dua Kali Tawuran,  3 Peserta Terluka


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SRONO – Gerak jalan tradisional dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-70 yang digelar pada Sabtu kemarin (29/8) diwarnai tawuran antar peserta. Tiga peserta memaksa harus menjalani perawatan karena terluka. Ketiga korban itu adalah Taufiq, 19, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Dua korban lainnya, Ovan Prasetya, 25, dan Andhika, 17, keduanya berasal dari Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Cluring. Taufiq mengalami luka tusuk pada pinggang sebelah kiri dan dilarikan ke RSNU Mangir.

Sedang Ovan dan Andhika mengalami luka sobek pada pelipis dan dari hidung keluar darah. Tawuran dalam gerak jalan tradisional ini berlangsung di dua tempat. Pertama, di jalan simpang tiga Dusun Kumis Desa wonosobo, Kecamatan Srono.

Sekitar pukul 21.30, Taufiq bersama teman-temannya yang ikut gerak jalan tradisional untuk 45 kilometer ditegur oleh peserta lain yang ada di belakangnya. ”Kami diminta untuk tidak bernyanyi, tapi teman-teman tetap nyanyi? cetus, Jaya, 19, teman korban.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2