Inflasi BWI Masuk Terendah Nasional

0
892

demi-menjaga-inflasi-stabil-pemkab-banyuwangi-mendorong-pekarangan-tempat-tinggal-menjadi-kolam-ikan-dan-kebun-sayur


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banyuwangi berhasil menuai hasil mentereng. Periode September lalu tingkat inflasi di kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini menjadi salah satu yang terendah di tingkat nasional.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi  Banyuwangi pada September hanya 0,02 persen. Padahal, rata-rata inflasi secara nasional pada periode yang sama mencapai 0,22 persen. Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan inflasi mencerminkan manajemen penawaran dan  permintaan barang di daerah.

Sejumlah upaya yang di lakukan untuk pengendalian inflasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini, antara lain operasi pasar murah, vertikultur di kalangan rumah tangga, dan  gerakan 10.000 kolam ikan. “Kami bikin program- program sederhana seperti 10.000 kolam ikan yang mengajak warga untuk memanfaatkan pekarangan  sebagai kolam ikan, sebagian di antaranya dibantu benih dan peralatan pemerintah daerah,” kata dia.

Loading...

Saat ini, imbuh Anas, pemkab juga tengah menyiapkan sinergi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog). Sebanyak delapan BUMDes disiapkan untuk bersinergi dengan BUMN bidang logistik  tersebut, di antaranya BUMDes di Ketapang, Tegaldlimo, Genteng Kulon, Glagah, Kalibaru Kulon,  Rogojampi, dan Bangunsari.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last