Jamaah Berebut Butiran Es di Makkah

0
1318
Jalan di depan hotel Masakin Al Hayat tempat jamaah Banyuwangi menginap diguyur hujan lebat, senin sore (21-8).

MAKKAH – Hujan mengguyur Makkah. Hujan yang terjadi menjelang sore hari itu membasahi hampir seluruh kota Makkah dengan intensitas sedang hingga lebat. Bahkan, hujan juga disertai butiran  es batu kecil-kecil.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Akibat guyuran hujan, suhu cuaca di Makkah  turun drastis, dari sebelumnya sampai 45 derajat, turun hingga mencapai 38 derajat Celsius. Dengan turunnya hujan tersebut, embusan angin  tidak terasa terlalu panas. Namun demikian  aroma debu kering yang terkena air hujan  sangat terasa.

Meski terjadi hujan, berdasarkan  informasi cuaca di Makkah akan  sangat panas pada puncak haji.  Cuaca bahkan bisa mencapai  50 derajat Celsius. Karena itu, jamaah haji Indonesia diimbau  untuk tetap menjaga kesehatan   tubuh. Memperbanyak minum air putih dan selalu menggunakan  masker dan pelindung kepala.

Loading...

“Jamaah juga diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar pemondokan saat menjelang puncak haji,” ujar Susi Yurida Irawati, salah satu jamaah dari KBIH  Sabilillah. Hujan yang turun membasahi kawasan Makkah, terutama di  kawasan Masjidil Haram, dimanfaatkan oleh sebagian  jamaah  yang berebut kucuran air dari talang.

Bahkan, sebagian jamaah juga berebut butiran es yang jatuh bersamaan dengan hujan tersebut. “Banyak jamaah yang saat itu ada di sekitar masjidil haram berebut bulir es yang jatuh untuk diminum dengan alasan mendapat berkah,” ujar Ruhin Huda, ketua rombongan dari KBIH Al-Mabrur Multazam.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last