Karyawan RSUD Genteng Meradang

0
2035
Para karyawan RSUD Genteng mulai perawat, bidan, dan dokter membuang pakaian batik ke tempat sampah sebagai simbol kekecewaan kemarin.

GENTENG- RSUD Genteng bergolak. Para karyawan mulai perawat, bidan, dan dokter menggelar aksi dan doa bersama di halaman rumah sakit kemarin pagi (10/5). Dalam aksinya itu, mereka menuntut manajemen lebih  profesional dalam pemberian jasa pelayanan dan proses kenaikan pangkat yang jelas.

Dalam aksinya itu, para karyawan RSUD Genteng  sambil membentangkan spanduk dan poster, mulanya berkumpul di depan gedung IGD. Selanjutnya, berjalan  menuju kantor manajemen yang berjarak sekitar 100 meter. Sambil berjalan itu, mereka terus meneriakkan yel-yel untuk pembersihan.

“Kami dizalimi,” teriak para karyawan sambil membentangkan poster. Setiba di kantor manajemen, para karyawan yang menggelar aksi itu langsung menggelar doa bersama. Selanjutnya,  di antara mereka melepas baju batik seragam dan dibuang ke tempat sampah. Mereka juga melakukan penggalangan  tanda tangan sebagai bentuk mosi tidak percaya pada manajemen.

“Aksi ini untuk perbaikan mutu dan kualitas  rumah sakit,” cetus juru bicara karyawan RSUD Genteng,  dr. Risandi Harry P. Sp.OT. Risandi menyebut para karyawan yang menggelar aksi ini meminta segala kebijakan dari manajemen, dilakukan secara terbuka.

“Semua kebijakan yang diambil, harus dilakukan sosialisasi secara terbuka, itu untuk RSUD Genteng yang lebih baik,” katanya. Menurut Risandi, selama ini pengelolaan dana jasa pelayanan tidak jelas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
KH Shoheh Mansur Al Hafidh, Ulama Karismatik Banyuwangi Meninggal Dunia