Kelola Sampah 8.900 Rumah, Bumdes di Banyuwangi Raup Rp 25 juta per Bulan

0
177
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Program pendampingan pengelolaan sampah laut, STOP di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi berhasil meningkatkan kapasitas pengolahan sampah oleh warga desa.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab, sejak dijalankan 1,5 tahun lalu, kini pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) telah menjangkau 8.900 rumah tangga.

Program STOP (Stopping The Tap On Ocean Plastic) diinisiasi organisasi non-pemerintah (non-governmental organization/NGO) dunia yang didanai pemerintah Norwegia dan institusi bisnis Borealis dari Austria, Systemiq. Program ini membantu pemkab Banyuwangi dalam pengelolaan sampah laut di Kecamatan Muncar.

Muncar merupakan pelabuhan ikan terbesar di daerah dan terkenal sebagai penghasil ikan Lemuru terbesar nomor dua di Indonesia.

Chief Delivery Officer STOP Project Systemic Andre Kuncoroyekti mengaku, di tahun pertama program, penanganan sampah difokuskan pada Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, karena desa tersebut dinilai telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPST 3R).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Nelayan Muncar Panen Ikan Lemuru