Padang Ulanan Nonton Angklung

0
628

Penonton Padati Amphitheater Boom


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Untuk menghidupkan kembali tradisi padang alunan yang sudah mati suri, Dewan Kesenian Blambangan (DKB) menggelar pertunjukan seni di amphitheater Pantai Boom Sabtu (21/11) malam.

Dalam pertunjukan seni tadi malam, kesenian angklung dari sanggar Musik Semebyar, Kelurahan Penganjuran, pimpinan Subowo dan Sapawi, tampil menghibur penonton.  Dalam pertunjukan pentas seni kemarin, Ketua DKB Samsudin Adlawi, Wakil Ketua DKB Hasan Basri, Dewan Pembina DKB Setiawan Subekti dan Purwadi alias Kang Pur juga hadir menyaksikan kesenian angklung tersebut.

Tidak ketinggalan, pelukis senior S. Yadi K beserta budayawan Banyuwangi lain membaur bersama penonton yang sangat antusias. Ketua DKB Samsudin Adlawi mengatakan, penunjukan seni yang digelar tersebut bertujuan menghidupkan kembali tradisi yang dulu pernah dilakukan masyarakat Bumi Blambangan.

Sebab, dulu Pantai Boom tidak hanya sebagai tempat wisata, tapi juga terkenal sebagai tempat berkumpul dan bercengkerama sambil menikmati pertunjukan seni. “Tahun 70-an penunjukan seni di Pantai Boom masih eksis saat padang bulan tiba. Kita ingin menghidupkan kembali itu,’ ujar Samsudin.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last