PCNU Banyuwangi Tolak Pemilihan Ahwa

0
541

Kirim 1.000 Nahdliyin  ke Jombang Malam Ini


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Pengurus Cabang  Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi  menolak wacana pemilihan Rais Syuriah PBNU melalui ahlul  halli wal aqdi (ahwa). Dalam Muktamar  NU ke-33 yang akan digelar  1-5 Agustus 2015 di Jombang, mereka berharap pemilihan melalui pilihan langsung seperti sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH. Masykur Ali, kemarin  (30/7). “Pemilihan melalui ahwa itu rais syuriah dipilih oleh sembilan kiai. Itu kami kurang sependapat,”  katanya. Menurut Masykur, bila ahwa  menjadi cara dalam pemilihan  rais syuriah, seharusnya diputuskan terlebih dahulu dalam muktamar.

Meski sudah ditetapkan dalam di  Munas NU, tapi hal itu dianggap masih kurang tepat. “Munas NU  yang kemarin itu persiapannya terburu-buru,” ujarnya. Melalui sistem ahwa, terang dia, secara tidak langsung telah mengebiri suara cabang.

Padahal, suara cabang itu sebenarnya mewakili banyak anggota. “Kenapa ahwa? Lha misalkan Banyuwangi ang go tanya ada 500 ribu orang, suara masing-masing pengurus cabang sudah mewakili anggota,” dalihnya. Ditanya mengenai sosok yang  akan diusung PCNU Banyuwangi dalam Muktamar NU, Masykur enggan untuk mengungkapkan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2