Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan

0
102
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Jejak 4 nelayan Muncar yang hilang saat melaut antara Perairan Muncar hingga Selat Bali, belum juga ditemukan. Tim SAR yang sudah mengobok-obok di lautan, belum berhasil menemukan jejaknya.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada, tim SAR yang sudah melakukan pencarian selama 7 hari itu, akhirnya menghentikan kegiatannya, Minggu (5/7/2020) kemarin.

“Upaya observasi pencarian 4 nelayan yang hilang itu, terpaksa dihentikan,” cetus Komandan Tim (Dantim) SAR Prahista Dian Yudiwinata.

Dian mengatakan, selama ini tim sudah berupaya melakukan pencarian 4 korban selama 7 hari, namun hasilnya nihil.

“Kami tidak menemukan serpihan perahu atau jasad korban. Diduga keempat nelayan itu sudah tidak ada lagi di sekitar jalur tersebut,” ujarnya.

Keempat nelayan yang belum ditemukan itu adalah Naryo (60) dan Slamet (70) warga Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar; Mustaji, (48) dan anaknya Hendra Wahyudi (22) warga Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Kabupaten Banyuwangi.

“Dari enam nelayan yang hilang, dua nelayan sudah ditemukan dengan kondisi selamat,” terangnya.

Pencarian 4 nelayan dilakukan terakhir oleh Tim SAR pada Minggu (5/7/2020) kemarin. Dalam penyisiran itu, pihaknya tidak melihat tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami sudah melakukan pencarian ke seluruh penjuru, tingginya gelombang dan angin kencang, kendala yang dihadapi tim,” cetusnya.

Dian menambahkan, usai melakukan pencarian kemarin, tim SAR melakukan pertemuan bersama keluarga korban, dan menyampaikan akan menghentikan pencarian terhadap korban.

“Selama proses pencarian dari hari pertama hingga hari ke tujuh, tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpol Airud) Polresta Banyuwangi AKP Sudarsono menyebut, upaya pencarian keempat korban masih terus dilakukan oleh anggotanya bersama TNI-AL Pos Muncar.

Baca :
Pemotor Tewas Diseruduk Mobil Terios

“Kita akan membantu melakukan pencarian,” cetusnya.

Selain itu, terang dia, juga berkoordinasi dengan kelompok masyarakat (Pokmas) nelayan Muncar yang biasa melaut. Dengan upaya ini, diharapkan keempat nelayan itu segera ditemukan.

“Kami masih melakukan penyisiran dibeberapa titik, tapi hasilnya masih nihil,” katanya.