Petani Khawatir Kekeringan

0
217
GANTINYA PADI: Misrin memilih menanam ubi jalar karena kalau menanam
padi khawatir kekurangan air.

SINGOJURUH – Memasuki musim kemarau, sejumlah petani di Kecamatan Singojuruh mulai dilanda kecemasan. Mereka khawatir bila persediaan air tidak cukup mengairi sawahnya. Soekarno, 59, salah satu petani di Dusun Sukorejo, Desa Lemahbangkulon, Kecamatan Singojuruh, mengaku khawatir bila beberapa bulan ke depan air sulit di dapat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Aliran sungai di dekat sawahnya debitnya sudah mulai menipis, tidak sebanyak beberapa pekan lalu.  “Kami tidak bisa berbuat banyak karena ini sudah menjadi kehendak alam,” ujar Soekarno. Saat ini musim memang tidak bisa dibaca jelas. Sebagai petani padi, dia pun khawatir tanaman padinya kekurangan air. Sebab, padi sangat bergantung pada air.

Sementara itu, Misrin, 49, pet- ani lain di Kecamatan Singoju- ruh, juga mengaku waswas dengan musim yang tak menentu ini. Pasalnya, saat ini prakiraan cuaca kerap meleset. Di musim kemarau nanti, dia juga tetap tidak akan menanam padi. Sebagai gantinya, dia memutuskan menanam kentang dan ubi jalar. (radar)

Loading...