Pimpinan Dewan Mulai Pakai Mobdin Anyar

0
68

Mobdin-pimpinan-DPRD-Banyuwangi-saat-diparkir-di-areal-Sekretariat-Daerah-beberapa-waktu-lalu.

Pengadaan Mobil Menggunakan Jalur E-Catalog

BANYUWANGI – Pengadaan mobil dinas (mobdin) baru untuk empat pimpinan DPRD Banyuwangi akhirnya benar-benar terealisasi. Bahkan, dua di antara empat unsur pimpinan dewan telah resmi menggunakan kendaraan kinyis-kinyis yang dibeli dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 tersebut sejak beberapa hari terakhir.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pimpinan dewan yang telah menggunakan mobdin baru adalah dua wakil ketua DPRD, yakni Yusieni dan Ismoko. Keduanya mendapat “jatah” mobil anyar merek Toyota Kijang Innova (reborn) tipe G.

Di sisi lain, dua unsur pimpinan yang lain, yakni Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, dan Wakil Ketua DPRD, Joni Subagio, masih menggunakan kendaraan dinas lama. Kendaraan dinas tersebut merupakan “warisan” pimpinan dewan periode 2009-2014.

Diperoleh keterangan, mobil untuk Made dan Joni sedianya sudah ready. Made mendapat alokasi mobdin gres merek Toyota Kijang Innova tipe V, sedangkan Joni mendapat jatah mobdin anyar yang sama persis dengan Ismoko dan Yusieni, yakni Toyota Kijang Innova tipe G.

Hasil penelusuran, empat mobdin baru untuk para pimpinan dewan tersebut merupakan mobil bertransmisi manual berbahan bakar gasoline (bensin). Mobdin Toyota Kijang Innova tipe G tersebut setara dengan kendaraan dinas yang digunakan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Kariyono.

Berdasar price list di situs resmi Toyota, mobil Kijang Innova type G manual berbahan bakar gasoline tersebut dibanderol seharga Rp 318,5 juta per unit. mobil Toyota Kijang Innova tipe V manual berbahan bakar gasoline dijual seharga Rp 332 juta per unit.

Jika dikalkulasi, total anggaran yang digunakan untuk membeli kendaraan dinas bagi empat pimpinan dewan tersebut cukup fantastis, yakni mencapai Rp 1,28 miliar lebih. Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Pemkab Banyuwangi, Henik Setyorini, mengatakan selain tiga mobil Toyota Kijang Inova type G untuk tiga pimpinan dewan, sedianya pemkab bermaksud membeli mobdin Toyota Kijang Innova tipe Q bagi ketua DPRD I Made Cahyana Negara.

Loading...

“Awalnya anggaran untuk pembelian mobdin tersebut kita plot dengan asumsi ada kenaikan harga yang tidak terlalu signifikan  dibanding tahun sebelumnya. Tetapi ternyata harga mobil naik sangat tinggi atau bisa dikatakan “ganti harga”. Akibatnya duit kita tidak cukup untuk membeli mobdin Toyota Kijang Innova tipe Q tersebut,” ujarnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon kemarin (9/6).

Sekadar tahu, mobil Toyota Kijang type Q manual berbahan bakar gasoline jauh lebih tinggi dibandingkan mobil sejenis tipe V. Mobil tipe Q tersebut dibanderol Rp 371,1 juta per unit. Henik mengakui hingga kemarin baru dua di antara empat pimpinan dewan yang telah menggunakan mobdin baru, yakni Ismoko dan Yusieni. Sedangkan Joni dan Made belum mengambil mobil kinyis-kinyis jatah masing-masing.

“Teknisnya, pimpinan dewan menyerahkan kendaraan dinas lama kepada Sekretaris DPRD untuk diganti mobdin yang baru. Berdasar koordinasi kami dengan Sekretaris DPRD, untuk sementara yang telah menyerahkan mobdin lama dan mendapat mobdin baru adalah Yusieni dan Ismoko.  Sedangkan Pak Made dan Joni belum mengambil kendaraan dinas tersebut,” paparnya.

Selain mobdin untuk empat pimpinan dewan, tahun ini pemkab juga menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru bagi dua kabag di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Kabag Hukum dan Kabag Pembangunan menerima mobdin baru merek Toyota Avanza Veloz type 1.5 manual. Mengacu price list PT.

Toyotas Astra, mobil Toyota Avanza Veloz type 1.5 manual transmission itu dibanderol Rp 218,7 juta. Di sisi lain, tahun ini Pemkab Banyuwangi tidak menganggarkan mobdin baru untuk Bupati Abdullah Azwar Anas. Tahun ini Anas masih setia menunggangi mobil dinas merek Toyota Avanza yang dipakai sejak periode pertama kepemimpinannya, tepatnya sejak September 2014.

Selain menggunakan mobdin Toyota Avanza, Anas juga memiliki satu mobdin lain, yakni merek Toyota Kijang Innova. Mobil Innova itu merupakan hasil pengadaan tahun 2011. Mobil Avanza digunakan untuk kendaraan operasional saat blusukan ke kawasan perkotaan, sedangkan jika turun ke daerah-daerah terpencil, biasanya Anas menggunakan kendaraan dinas Toyota Kijang Innova.

Seperti pernah diberitakan, empat pimpinan DPRD dan dua kepala bagian (kabag) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Banyuwangi bakal mendapat mobdin baru. Anggaran pengadaan mobdin baru tersebut sudah tercantum di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016.

Dalam APBD Banyuwangi 2016 pemkab menganggarkan pengadaan kendaraan dinas/operasional sebesar Rp 4,945 miliar. Di antara total anggaran pengadaan kendaraan tersebut, sebanyak Rp 3,49 miliar digunakan untuk pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor station wagon. Sedangkan sisanya, yakni sebesar Rp 550 juta dimanfaatkan untuk pengadaan mobil pikap Rp 550, pengadaan ambulans sebesar Rp 300 juta, dan pengadaan sepeda motor senilai Rp 605 juta.

Nah, pengadaan mobil dinas untuk empat pimpinan DPRD tersebut termasuk dalam pos anggaran pengadaan kendaraan bermotor jenis station wagon tersebut. Kabag Perlengkapan Henik Setyorini mengatakan, pengadaan mobdin baru tersebut dilakukan menggunakan sistem Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), bukan menggunakan sistem lelang.

“Pengadaan menggunakan jalur epurchasing. Tinggal klik lewat e-catalog. Semua harga kendaraan ada di e-catalog tersebut,” pungkasnya. (radar)

loading...