Polisi Periksa Saksi Dugaan Beras Oplosan

0
877
l: Petugas mengamankan beras dari toko sembako Asri. Kamis lalu (5/10).
Petugas mengamankan beras dari toko sembako Asri. Kamis lalu (5/10).

BANYUWANGI – Unit Reskrim Polsek Banyuwangi masih terus mendalami kasus dugaan beras oplosan yang dijual di Toko Asri. Hingga kemarin (7/10), penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang terlibat dalam kasus tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus dugaan beras oplosan tersebut. Karena sejauh ini masih belum jelas, apakah beras sejahtera (rastra) yang dijual di Toko Asri tersebut sudah disalurnkan pada para penerima atau belum.

Polisi juga masih mendalami, apakah rastra yang sudah dipindahkan ke dalam karung bermerek lainnya itu dioplos atau tidak. “Kami masih dalami, jika memang ada tindak pidana yang dilakukan tentu statusnya akan kami naikkan menjadi tersangka. Tapi, sejauh ini masih belum kami simpulkan karena masih periksa saksi,” ungkap Kapolsek Ali Masduki.

Mengenai siapa saja yang dimintai keterangan sebagai saksi, Kapolsek menegaskan bahwa penyidik telah memeriksa pedagang sekaligus pemilik Toko Asri, Wawan Budianto. Saksi lainnya yakni ketua RT setempat, serta sejumlah warga yang menjual rastra ke toko sembako di Jalan Banterang, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi tersebut .

Loading...

Seperti diberitakan sebelumnya, Toko Asri di Jalan Banterang Banyuwangi digerebek polisi Kamis sore lalu (5/10). Toko milik Wawan Budianto tersebut diduga mengoplos rastra dengan beras premium.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last