Ratusan Hektare Jagung Rusak Diterjang Angin Kencang

0
1138


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Petani Rugi Rp 0,5 Miliar

BANYUWANGI – Angin kencang yang berembus hampir selama 24 jam kemarin (8/2) berujung petaka. Sedikitnya 120 hektare lahan jagung di Desa Alasbuluh, Kecamatan  Wongsorejo, Banyuwangi, mengalami gagal panen. Gagal panen ratusan hektare tanaman jagung itu disebabkan patahnya batang  tanaman tersebut.

Sebagian besar tanaman jagung di areal tersebut patah pada ketinggian rata-rata 30 centimeter di atas tanah. Akibat kejadian itu, petani setempat diduga mengalami kerugian sekitar setengah miliar  rupiah (Rp 500 juta).  Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Alas Buluh, Agus Suud, mengatakan angin kencang tersebut menyebabkan 120 hektare lahan jagung rusak  berat.

Hampir seluruh tanaman tersebut tidak bisa dipanen. Agus Suud mengatakan, kerusakan terparah terjadi di Persil Pal Lima (Pal 5) yang masuk wilayah Dusun Karang Baru, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo.  Di Petak Pal Lima tersebut, lahan yang rusak seluas 75 hektare.  Sementara itu, areal yang rusak  lain terdapat di Dusun Krajan 1 dan Dusun Krajan 2. Di dua dusun  itu kerusakan lahan jagung berada di kawasan seluas 45 ha.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last