Rebo Pungkasan, Nelayan Larung Kepala Sapi di Perairan Selat Bali

0
1683
Nelayan Pantai Cemara mengangkat gitik sesaji untuk selanjutnya dilarung ke Selat Bali, kemarin (15/11).

BANYUWANGI – Nelayan Pantai Cemara Lingkungan Pakis Rowo mempunyai tradisi unik dalam bulan safar. Mereka melaksanakan ritual tradisi Rabu Pungkasan di bulan Safar dengan melarung kepala sapi di Selat Bali, kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Persembahan sesaji itu diletakkan di atas tandu berukuran satu kali dua meter. Sesaji itu berisi buah-buahan, poro bungkil, kembang setaman, ayam hidup, beras, jenang, dan sebuah kepala sapi berukuran besar. Komposisi itu harus lengkap sebagai persembahan dalam ritual sujud syukur nelayan di tengah Selat Bali.

Sesepuh nelayan setempat Mbah Ahmad, mengatakan, semua sesaji harus lengkap. “Jika kurang, maka akan mengurangi rasa syukurnya. Seperti jenang itu ada jenang merah putih. Terus bebas merah, kuning, dan hitamg. Ada juga telur dan aneka makanan kemudian diletakkan dalam wadah takir di atas ancak,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last