Sugiantik Sengaja Dibunuh

0
716

Hasil Otopsi menguatkan Bukan Gantung Diri


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLAGAH – Kejanggalan demi kejanggalan kembali ditemukan atas meninggalnya Sugiatik. 35, warga Dusun Tembakon, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah yang tewas setelah melakukan aksi gantung diri di kamarnya.

Hasil otopsi tim dokter RSUD Blambangan menyebutkan, penyebab matinya Sugiatik memang karena adanya hambatan di bagian leher. * Namun, mengenai ciri-ciri secara umum  sangat berbeda dari gantung diri.  Hal ini diungkapkan oleh Kepala Instalasi Kedokteran Kehakiman (IKK) RSUD Blambangan, dr. Solakhudin, kemarin.

Dia menjelasakan, dari hasil otopsi ditemukan sebuah jejas (kulit mengeras dan menghitam) karena adanya suatu sentuhan tali yang melingkar di leher dari depan ke belakang kurang lebih 36 cm dengan lebar 1 cm. Di bawah jejas pertama, tim dokter juga menemukan jejas lagi dengan motif diagonal di bagian leher depan kanan dengan panjang kira-kira 5 cm dan lebar 1/2 cm.

“Alur dari jejas ini horizontal,” kata Solakhudin. Dari hasil pemeriksaan dalam, tim dokter juga menemukan pelebaran pembuluh vena di bagian leher Sugiatik. Selain itu, pelebaran otot di bagian leher juga ditemukan oleh tim dokter.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last