Tenggak Kopi, Dua Warga Kritis

0
499

Tenggak-Kopi,-Dua-Warga-Kritis


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Dua warga Dusun Melik, Desa Parijatah, Kecamatan Srono, kemarin (6/2) harus dilarikan ke RSUD Genteng. Dua warga tersebut adalah Muharom, 41, dan Khotijah, 43. Keduanya dilarikan ke rumah sakit lantaran diduga keracunan kopi instan yang mereka  minum di rumahnya.

Kejadian tersebut bermula saat Muharom menemukan beberapa sachet kopi di lantai dapur rumahnya. Merasa tidak ada yang aneh dengan kopi bungkusan tersebut,  Muharom menyeduh kopi tersebut. Usai diminum, beberapa menit kemudian dirinya merasa pusing dan mual-mual.

Merasa ada yang aneh, Muharom pergi ke rumah kakaknya yang berjarak beberapa meter dari rumahnya. Di rumah kakanya tersebut, dirinya menceritakan bahwa baru saja minum kopi sachet bergambar cangkir putih lalu merasa pusing dan mual-mual.

Setelah itu, dirinya mencari kelapa muda untuk mengobati rasa pusing dan mual tersebut. Bukannya sembuh, dia justru semakin parah dan sampai kejang-kejang. Melihat kejadian tersebut, kakak Muharom, Khotijah, mencoba meminum kopi yang dibuat adiknya tersebut.

Ternyata dirinya  juga mengalami hal yang sama; pusing dan  mual.  Melihat hal itu, Vita, 27, anak Khotijah, meminta tolong kerabatnya untuk mengantar ibu dan saudaranya tersebut ke rumah sakit. Sampai di RSUD Genteng kedua korban masuk ruang UDG.

Menurut Vita, kejadian tersebut memang bermula dari kopi yang dibuat Muharom di rumahnya. ”Kopi tersebut ditemukan di lantai dapur. Tetapi, tidak tahu kopi tersebut sudah kedaluwarsa apa belum,” ucapnya. Menurut dokter Sutrisno yang menangani  kedua pasien tersebut, kejadian tersebut memang keracunan. Tetapi, sudah dilakukan penanganan dengan pencucian lambung.

”Sudah kita lakukan pencucian lambung.  Namun, kondisi Muharom agak kritis. Tetapi,  sudah kita lakukan pencucian lambung.  Sementara Muahrom kita rawat di ruang  ICU,” jelasnya. (radar)

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]