Beranda Hukum Terkait Demo Palu Arit, Ini Dia Keterangan Saksi

Terkait Demo Palu Arit, Ini Dia Keterangan Saksi

0
1116
Saksi Sunarto saat didengar keterangannyadalam persidangan di PN Banyuwangi; Selasa kemarin (m1).
Saksi Sunarto saat didengar keterangannyadalam persidangan di PN Banyuwangi; Selasa kemarin (m1).

BANYUWANGI – Sidang kasus demo berlogo palu arit di Desa Sumberagung dengan terdakwa Hari Budiawan alias Budi Pego kembali digelar selasa kemarin (7/11). Sidang kali ini menghadirkan dua orang saksi. Mereka adalah Sunarto dan Mustakim. Keduanya warga Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang ikut dalam demo kala itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saksi Sunarto mengaku saat hendak mengantar putrinya ke Dusun Pancer, ia melihat ada segerombolan warga berkumpul di rumah Hari Budiawan aliias Budi Pego. Sepulang mengantarkan anaknya ke Pancer, dia langsung ikut bergabung dengan gerombolan massa.

Saat itu di rumah Budi Bego sedang berlangsung pembuatan spanduk untuk aksi tolak tambang. Usai pembuatan spanduk dia langsung bergabung dengan aksi masa yang dimulai dari rumah Budi Pego dengan mengendarai mobil. “Saat itu massa ada yang naik motor dan mobil,” ungkapnya.

Saat aksi massa berlangsung, Sunarto sempat memasang spanduk-spanduk yang telah dibuat tersebut sedikitnya ada sembilan spanduk yang dipasang di sejumlah titik, mulai dari di tikungan Pak Marwa, Pak Dugel, depan Hotel Panorama, tikungan Piun, jalan depan SMPN 2 Pesanggaran, serta di depan kantor Kecamatan Pesanggaran.

”Semua spanduk yang dipasang tidak ada logo palu aritnya,” jelas Sunarto. Sesampainya di depan kantor keçamatan, Suryanto bersama massa sempat berhenti untuk makan nasi bungkus bersama-sama yang telah disiapkan. Usai makan nasi bungkus, sebagian massa bersama-sama memegang spanduk warna putih dan cat semprot warna merah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

error: Uppss.......!