Tuntut Pemekaran, Ratusan Warga Jambewangi Datangi DPRD Banyuwangi

0
959
Suasana masyarakat Desa Jambewangi usai melakukan hearing pengajuan pemekaran desa di halaman DPRD Banyuwangi.
Suasana masyarakat Desa Jambewangi usai melakukan hearing pengajuan pemekaran desa di halaman DPRD Banyuwangi.

BANYUWANGI – Kantor DPRD Banyuwangi mendadak ramai. Ratusan warga dari Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu Banyuwangi menuntut anggota dewan untuk memfasilitasi permintaan warga desa setempat terkait pemekaran desa.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Kami minta agar dewan memfasilitasi permintaan kami ke eksekutif. Agar desa kami dipecah menjadi tiga desa,” ujar Ahmad Nehru Zaini (46), ketua panitia pemekaran Desa Jambewangi kepada wartawan, Kamis (16/11/2017).

Selama ini warga Jambewangi merasakan bahwa pembangunan infrastruktur di desanya lambat. Bahkan, untuk dapat merasakan pembangunan berupa jalan aspal warga harus rela menunggu selama 17 tahun.

Mengingat angggaran desa yang sebesar Rp 1,4 miliar dinilai belum dapat mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana desa baik pelayanan publik maupun di sisi pembangunan fisik, dapat dikategorikan maksimal.

“Anggaran desa Rp 1,4 miliar tidak mencukupi untuk pembangunan infrastruktur di desa kami. Untuk merasakan aspal yang baik warga butuh 17 tahun. Jika dimekarkan bisa dipercepat 3 sampai 5 tahun,” tambahnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last