Turun Kapal, Diangkat Bus, Jalani Isolasi

  • Bagikan
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Arus mudik dari Bali mulai menurun. Meski penumpang kapal rute Gilimanuk-Ketapang tetap mangalir, tapi jumlahnya tak sebanyak sebelumnya. Jumlah pemudik di Pelabuhan Ketapang pun mulai menurun.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, bagi pemudik tujuan Banyuwangi harus menjalani pemeriksaan ekstra ketat.

Dimana mereka harus dicek suhu tubuhnya di pos skrining. Tidak cukup sampai di situ, petugas juga langsung menyiapkan bus untuk mengangkut pemudik ke GOR Tawangalun.

Ada 13 orang yang diangkut ke GOR Tawangalun. Mereka transit sebentar lalu dijemput oleh Satgas Covid-19 dari desa masing-asing.

Pada H-2 Lebaran kemarin, ada 13 pemudik dari Bali yang didata. Mereka tiba ke Banyuwangi pukul 04.45 WIB.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Ketapang Gilimanuk Fahmi Alweni mengatakan, untuk musim lebaran kali ini tidak ada puncak arus mudik. Semuanya mengalami penurunan.

Fahmi mengaku selama dua malam melihat kondisi Pelabuhan Gilimanuk tak ada tanda-tanda lonjakan pemudik. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali kemarin (22/5/2020) mencapai 4.946 orang.

Baca :
Klaster Hajatan di Banyuwangi, 25 Orang Positif COVID-19
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: