Upacara Harjaba tanpa Bupati

0
590

BANYUWANGI – Upacara bendera peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-244 berlangsung sederhana di halaman kantor Pemkab Banyuwangi pagi kemarin (18/12). Upacara bendera tersebut diikuti ratusan pegawai di lingkungan pemerintah daerah berjuluk The Sunrise of Java ini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Namun sayang,  pada upacara bendera momen penting bagi masyarakat Bumi Blambangan kali ini berbeda dengan upacara harjaba edisi tahun-tahun sebelumnya. Bila upacara bendera peringatan Harjaba biasanya dihadiri bupati atau wakilnya, kali ini upacara berlangsung tanpa bupati.

Penyebabnya, Kabupaten Banyuwangi memang belum punya bupati definitif. Masa jabatan pasangan bupati-wakil periode sebelumnya sudah habis sejak 21 Oktober 2015 lalu. Sedangkan calon bupati peraih suara terbanyak masih belum saatnya dilantik.

Sedangkan Penjabat Bupati  (Pj) Bupati Zarkasi berhalangan  hadir dalam upacara peringatan Harjaba ke-244 tersebut. Sebab, di saat bersamaan, pria yang  juga menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bappemas) Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut harus berada di Surabaya untuk mengantarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2016.

Sementara itu dalam upacara pagi kemarin, para pegawai pemkab kompak mengenakan seragam batik khas Banyuwangi. Bukan hanya mengenakan seragam batik, pegawai laki-laki juga mengenakan penutup kepala khas pria suku Oseng yakni udeng.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last