Warga Pasang Tanda Bahaya

0
554

Danlanal: Pantai Boom Berbahaya untuk Renang


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI ~ Musibah tenggelamnya Dadang Permana, 14, di Pantai Boom jumat (4/9) lalu menjadi pelajaran berharga bagi warga setempat. Tak ingin ada “tumbal” lagi di pantai yang hanya berjarak 1 Km dari pusat kota Banyuwangi itu, kemarin warga memasang bendera merah.

Bendera tersebut ditancapkan di Pantai Boom. Bendera tersebut sebagai tanda larangan berenang diwista pantai yang terletak di Kelurahan Kampung Mandar tersebut. Banbang Purwanto, lurah Kampung Mandar, mengatakan musibah meninggalnya reaja Kampung Ujung menjadi tanggungjawab pemerintah dan masyarakat agar peristiwa semacam itu tidak terjadi lagi.

Selain mengupayakan pemasangan tanda peringatan, Bambang juga akan memperluas jangkauan life guard. Papan seukuran 1.5 x 1 meter akan dipasang tepat di sebelah penangkaran penyu dekat muara Pantai Boom. Selanjutnya, dipasangi bendera merah juga agar masyarakat atau pengunjung pantai bisa melihat dari kejauhan.

Loading...

“Dulu sudah ada tanda peringatan disana. Bahkan sampai saya beri simbol tengkorak. Tapi rupanya ada yang melepas, entah siapa,” ujar Bambang. Sementara itu, lokasi Pantai Boom justru dianggap berbahaya berenang bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last