Wisata Gunung Ijen Kembali Dibuka

0
406


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Kabar gembira untuk para penikmat Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Setelah hampir tiga minggu ditutup karena mengeluarkan gas beracun, wisata Kawah Ijen akan segera dibuka untuk umum.

Pembukaan ini menyusul Surat Edaran dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, tentang pembukaan TWA Kawah Ijen. Wisatawan sudah bisa menikmati keindahan Kawah Ijen mulai Jumat (6/4).

Dibukanya kembali TWA Ijen disambut baik Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Anas mengatakan wisatawan bisa datang ke Ijen tanpa khawatir dengan gas beracun. “Saya mendapat mendapat informasi, Kawah Ijen sudah aman dan tidak perlu khawatir ada gas beracun,” ungkapnya, Kamis (5/4).

Anas mengatakan, ini merupakan kabar baik bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi untuk melihat kawah yang terkenal dengan blue fire-nya itu.

“Kami bersyukur dengan kembali dibukanya Ijen ini. Wisatawan bisa menikmati keindahan Ijen,” tambahnya Anas.

Kawah Ijen sempat ditutup sejak Kamis (22/3) lalu. Penutupan itu menyusul munculnya bualan dan letupan di kawah. Letupan tersebut mengakibatkan munculnya gas beracun.

Anas mengatakan fenomena yang terjadi di Kawah Ijen adalah sesuatu yang biasa. Ini rutin terjadi tiap tahun saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Tahun lalu, letupan ini juga muncul pada bulan Maret hingga Juni.

Dibukanya Kawah Ijen sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem BKSDA Jawa Timur, bernomor SE.05/K2/BIDTEK.1/KSA/4/2018, tentang Pembukaan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Surat edaran ini sekaligus mencabut suat edaran sebelumnya nomor: SE.03/K2/BIDTEK.1/KSA/3/2018, tentang penutupan Kawah Ijen pada 23 Maret lalu.

Kepala Resort TWA Kawah Ijen Sigit Hari Wibowo mengatakan, Kawah Ijen dibuka kembali untuk kunjungan wisata dengan beberapa ketentuan. Kunjungan wisata dibatasi mulai pukul 04.00 hingga pukul 12.00 WIB.

“Pendakian sifatnya terbatas, pengunjung hanya boleh sampai di bibir kawah saja,” kata Sigit, Kamis (5/4).

Sigit menegaskan, untuk keamanan dan keselamatan, wisatawan tidak boleh turun mendekati kawah. Pengunjung hanya boleh mendekat sampai radius 1 km dari kawah.

Ketentuan ini sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitogasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait kondisi terakhir Kawah Ijen. Sebab masih mungkin adanya potensi gas beracun di sekitar kawah.

Ketentuan yang sama juga berlaku bagi para penambang belerang. Aktivitas penambangan juga harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan yakni pukul 04.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

“Para penambang belerang sudah lebih dulu melakukan aktivitas, mereka bisa melakukan aktivitas di dasar kawah,” jelasnya.

Dia menyatakan, tidak ada batasan jumlah wisatawan yang boleh berkunjung ke TWA Kawah Ijen. Untuk itu pihaknya tetap menempatkan petugas di puncak Gunung Ijen tepatnya di pintu masuk menuju dasar kawah. Hal ini untuk mencegah adanya pengunjung yang turun ke Kawah Ijen.

“Pengunjung tetap harus mengikuti aturan dari PVMBG radius 1 km aman,” pungkasnya.

Loading...

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

KAYU MERANTE-KAMPER-BORNEO-DLL.ASAL SUMATRA" "UKURAN KAYU BORNEO" 1).. KAYU BORNEO RENG RENG: 3 x 4 x 400 cm = Rp. 2.000.000…
07/11/2018
JAKARTA

Kata kunci yang digunakan :

Baca Juga :