Bayi Tanpa Batok Kepala Lahir di Kecamatan Srono

0
1021
Abdul-Wahab-(kanan)-bersama-kakaknya-menunggu-putranya-di-RSUD-Genteng,-kemarin-siang.
Abdul Wahab (kanan) bersama kakaknya menunggu putranya di RSUD Genteng, kemarin siang.

GENTENG-Bayi laki-laki tanpa batok kepala atau anenchepalus, lahir di RS Medika Rahayu, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Jumat (26/8). Untuk perawatan, putra pasangan Abdul Wahab, 39, dan Yuliatin, 39, warga Dusun Wagud, RT 3,  RW 3, Desa Kebaman, itu akhirnya dirujuk  ke RSUD Genteng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menurut Abdul Wahab, 39, ayah bayi, anak keduanya yang terlahir tanpa batok  kepala itu lahir pada Jumat (26/8) sekitar  pukul 10.30. Pada Sabtu pagi (27/8), bayinya dibawa ke RSUD Genteng. “Sempat dirawat di Srono,” terangnya.

Meski bayinya dirujuk ke RSUD Genteng,  terang dia, istrinya masih dirawat di RS  Medika Rahayu Srono. Hingga saat ini, istrinya juga masih belum tahu kondisi anaknya tersebut. “Istri saya itu masih lemas,” katanya sambil mengaku kalau dirinya menjaga anaknya dengan meninggalkan pekerjaan.

Wahab yang bekerja sebagai tukang las itu, mengaku masih bingung dengan biaya persalinan istri dan perawatan anaknya. Hanya saja, istrinya telah mengantongi BPJS. “Saya belum tahu ini gratis apa harus membayar,” ungkapnya.

Loading...

Sayangnya, Jawa Pos Radar Genteng belum berhasil mendapat keterangan tentang bayi itu dari petugas medis. Kebetulan, tenaga dokter yang merawat tidak  bisa dihubungi. Sampai kemarin (28/8),  bayi tanpa batok kepala itu dirawat di ruang Perinatologi. Ruangan itu dinyatakan  setiril, dan tidak semua orang bisa masuk.  

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last