Curah Hujan Tinggi, Petani Cabai Dredeg

0
757

petani-cabai-dewa-dharma-saat-memetik-buah-tanaman-cabai-di-sawahnya-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Intensitas hujan yang cukup tinggi belakangan ini rupanya menjadi sinyal “siaga satu” bagi sejumlah petani  cabai di Banyuwangi. Dikhawatirkan, hujan yang turun  memberikan efek buruk terhadap kondisi tanaman mereka.

Terlebih lagi menjelang Natal dan tahun baru, mereka sangat  berharap panen cabai bisa mengatrol pendapatan dari penjualannya. Salah satu kekhawatiran itu diutarakan salah satu petani cabai Banyuwangi, Dewa Darma. Dia mengeluhkan curah  hujan yang cukup tinggi akan memberikan dampak terhadap  tanaman cabai yang siap dipanennya.

Loading...

“Kalau hujannya terlalu tinggi bisa bahaya bagi lombok (cabai)nya,” katanya.  Tidak heran setiap turun hujan, Dewa pun dibuat dredeg (deg-degan) karenanya. Selain berpotensi mempengaruhi pertumbuhan dan buah cabai, hujan yang sering turun bisa memunculkan sejumlah penyakit bagi tanamannya.

Seperti  cacar dan lainnya. Kalau sudah begitu, otomatis Dewa pun harus mempersiapkan antisipasi pencegahan. Meskipun, upaya pencegahan yang  dilakukan secara langsung akan menambah biaya produksinya. “Ya mau gimana lagi. Biar selamat harus disemprot biar  aman dari penyakit,” bebernya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2