Gagal Panen, Harga Cabai Merangkak Naik

0
1471


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEMPU – Musim hujan yang saat ini mencapai puncaknya membuat sejumlah petani cabai di Kabupaten Banyuwangi mengalami gagal panen. Akibatnya, pasokan cabai dari Banyuwangi ke Jakarta berkurang. Para pengepul, kini kesulitan mencari barang.

Eko Susanto, 33, salah satu pengepul cabai asal Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu mengatakan, jika kondisi normal dan hasil panen petani cabai di Banyuwangi bagus, dia mampu mengirim enam hingga delapan ton per hari. “Sekarang mencari cabai dua ton saja susahnya minta ampun,” katanya.

Eko mengungkapkan, sulitnya mendapatkan cabai di Banyuwangi diduga karena banyak tanaman cabai petani yang mati dan gagal panen. Semua itu, karena hujan yang setiap hari turun dengan deras. “Curah hujan tinggi, jadi banyak cabai yang gagal panen,” ujarnya.

Loading...

Menurut Eko, cabai yang berhasil ditampung dari petani, langsung disortir di gudang miliknya dan dipacking dengan kardus untuk dikirim langsung ke Jakarta. “Banyuwangi salah satu penyuplai cabai terbesar di Jawa Timur,” sebutnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last