KPU Banyuwangi Temukan 700 Data Ganda Keanggotaan Parpol Peserta Pemilu 2019

0
858
KPU Banyuwangi Temukan 700 Data Ganda
KPU Banyuwangi Temukan 700 Data Ganda

BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menemukan 700 data ganda pada penelitian berkas administrasi partai politik (parpol) calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Selain menemukan data ganda, KPU juga menyimpulkan, 50 persen dari 14 parpol yang menyerahkan berkas administrasi dinyatakan tidak memenuhi syarat atau kurang lengkap.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi Edi Saiful Anwar mengatakan, pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian administrasi daftar keanggotaan parpol di Banyuwangi kemarin (16/11). Sebelumnya, penelitian administrasi tersebut telah dilakukan terhadap 14 parpol yang mendaftar ke lembaga penyelenggara pemilu tingkat kabupaten tersebut.

Dikatakan, 14 parpol tersebut terdiri dari sepuluh partai yang memiliki wakil di DPRD Banyuwangi, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (PD), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Selain itu, penelitian juga dilakukan terhadap keanggotaan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Loading...

Selain sepuluh parpol parlemen, berkas penelitian administrasi keanggotaan juga dilakukan terhadap empat parpol pendatang baru. Parpol baru tersebut antara lain, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda).

Edi menuturkan, berdasar hasil penelitian yang dilakukan KPU, tidak semua berkas administrasi keanggotaan parpol lengkap. Ada separo parpol yang berkas administrasi keanggotaannya, misalnya kartu tanda anggota dan kartu tanda penduduk (KTP) belum lengkap.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2