Mempar: Soal Ijen Perlu Musyawarah

0
764
Gabungan pelajar SMA dan SMK peduli Ijen membentangkan spanduk “Save Ijen” di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Banyuwangi, Sabtu kemarin (11/11).

MENTERI Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya, angkat suara menyikapi maraknya protes terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim di kawasan Gunung Ijen. Meski tujuan pembangunan tersebut baik, hendaknya BKSDA melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Arief menuturkan, maksud pihak BKSDA melakukan pembangunan fasilitas di gunung Ijen tersebut sebenarnya baik. Sebab, sebelumnya tidak jarang pengunjung protes karena ketiadaan toilet, musala, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Belum lagi ada keluhan, kalau mau turun ke bawah sangat berbahaya. Nah, itu yang dikerjakan (BKSDA),” ujarnya dikonfirmasi usai menyaksikan Banyuwangi Ethno Carnical Sabtu kemarin (11/11).

Hanya saja, imbuh Arief, masih ada pihak yang memberikan masukan soal tempat pembangunan yang dirasa kurang tepat. Nah, karena itu, Arief berharap pesoalan itu didiskusikan dan dimusyawarahkan dengan baik.

“Saya sudah koordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), (pembangunan) itu tidak pada jalur pendakian. Tetapi masih ada yang memberikan masukan, sebaiknya jangan di situ,” papar Menteri asal Banyuwangi itu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Valencia dan Hikam Terpilih sebagai Duta Daerah Banyuwangi 2020