Nelayan Dihantui Angin Kencang

0
759

MUNCAR – Sejumlah nelayan di pesisir pantai Muncar sejak dua hari terakhir ini banyak yang tidak bekerja. Mereka takut melaut karena cuaca tidak bersahabat. Angin sangat kencang dan ombak cukup besar. Salah satu nelayan asal Dusun Palurejo,  Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Abdur Rohiem, 47, mengatakan di Laut  Selatan sepekan terakhir cuaca sangat  buruk.

Di tengah laut angin sangat ken cang dan ombak cukup tinggi. “Perahu  tidak ada yang berani melaut,  tapi kapal slerek tetap jalan,” katanya. Rochiem menyebut sangat berisiko bila  nekat bekerja mencari ikan hingga ke tengah laut. Angin besar yang disertai ombak tinggi  itu sangat berbahaya bagi nelayan kecil.

“Risikonya cukup besar bila nekat,” ujarnya. Nelayan lain, Mad Jais, 55, mengaku  memilih tidak berlayar dan menunggu  cuaca membaik. Apalagi, cuaca itu berubah-ubah. “Kalau perahu kecil  me laut bisa tenggelam diterjang ombak  yang tinggi itu,” ungkapnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Genteng,  Jumat siang kemarin (25/9) ratusan  nelayan yang ada di ujung timur Pulau  Jawa itu memilih memarkir perahu  dan kapal di tepi laut. Angin kencang juga terasa hingga ke bibir pantai.

Perahu nelayan yang sudah diikat  kuat dengan tali, terlihat masih terombang- ambing oleh kencangnya angin dan ombak yang cukup besar. Selama nelayan tidak bekerja, ada yang memperbaiki jaring. “November mungkin  ombak sudah mulai kecil dan agak tenang,” katanya. (radar)