Pemkab Banyuwangi Gelar Bazar Batik Ramadan

0
250
Foto: merdeka

BANYUWANGI – Di bulan Ramadan tahun ini, Banyuwangi menggelar Bazar Batik. Dalam bazar tersebut, berbagai kain batik dijual dengan harga miring.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bazar ini digelar di halaman Galeri Batik Banyuwangi, Jl. Ahmad Yani. Dibuka dari tanggal 13 – 23 Mei 2019, bazar ini dibuka mulai pukul jam 09.00 WIB – 21.00 WIB.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, bazar tersebut merupakan bagian dari upaya mempromosikan batik Banyuwangi kepada masyarakat luas. Bupati Anas berharap Batik Banyuwangi bisa menjadi bagian dari busana Idul Fitri masyarakat.

“Batik ini kan sudah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia, maka kami ingin agar batik lebih banyak dikenakan warga, termasuk saat perayaan Idul Fitri ini,” kata Bupati Anas seperti dilansir dari Merdekacom.

Bazar batik yang baru pertama kali digelar ini, jelas Bupati Anas, juga untuk memfasilitasi para pengrajin batik menjual karyanya.

“Kami ingin agar para pembatik ini juga mendapat berkah rejeki di bulan puasa ini, kita dorong mereka untuk menjual karyanya saat Ramadan. Sekaligus promosi bahwa di Banyuwangi telah ada pusat batik, Galeri batik Banyuwangi,” kata Bupati Anas.

Foto: merdeka

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sih Wahyudi mengatakan, batik yang dijual adalah batik khas Banyuwangi dengan beragam motif. Harga yang dibandrol pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp 85 ribu Rp 100 ribu per biji.

“Untuk sementara, yang kami jual adalah batik cap dan batik semi tulis dengan aneka motif asli batik Banyuwangi. Mulai dari motif Sekar Jagad Blambangan, Gajah Uling, Gedegan, Liris, hingga motif Blarak Semplah,” kata Sih.

Ketua Paguyuban Sekar Jagad Blambangan, Firman Sauqi mengaku senang dengan adanya bazar ini. Menurut dia, ini sangat membantu promosi batik kepada masyarakat luas.

“Ini ide yang menarik bagi pengrajin batik, di mana pemkab semangat mengajak masyarakat untuk mengenakan batik saat Lebaran,” kata Firman.

Di bazar ini pun, tak hanya dijual kain batik, tapi juga sudah ada pakaian batik yang ready to wear serta aneka aksesoris dan pernak pernik, seperti kalung, gelang dari monte.

“Bagi pembeli yang ingin memesan motif tertentu, galeri batik ini juga melayani,” pungkas Firman.

Loading...