Putus Cinta, Pemuda di Kabat Nekat Gantung Diri

  • Bagikan

BANYUWANGI – Insan Wahyudi (19) pemuda asal Dusun Kawang, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri lantaran putus cinta.

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di tiang gudang logistik, pabrik paving Duta Beton, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, pada Senin (6/8/2018) sekira pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum ditemukan tewas gantung diri, sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB, korban yang merupakan karyawan di pabrik tersebut, mengeluh lapar kepada rekannya.

Kemudian oleh rekannya, korban sempat disuruh pergi ke warung untuk membeli nasi. Namun, setelah beberapa saat korban pergi ke warung, tak kunjung kembali.

“Setelah kami cari, ternyata korban sudah tergantung di tiang gudang dengan kondisi leher terikat celana kain yang disambung dengan karet fanbel mesin pencetak paving,” ungkap Fahrul, saksi kejadian.

Melihat kejadian itu, saksi langsung melaporkan kejadian itu ke kepala dusun setempat dan meneruskan ke Polsek Kabat.

“Saat ke lokasi korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa,” ungkap Kapolsek Kabat, AKP Supriyadi.

Kapolsek mengatakan, dari keterangan pihak keluarga, korban tewas diduga karena depresi setelah putus cinta dengan sang pacar.

“Betul, informasi yang kami peroleh korban depresi lalu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” jelas Supriyadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau benturan benda tumpul dari tubuh korban. Polisi menyatakan, korban murni bunuh diri dan dari keterangan para saksi, lantaran putus cinta.

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: