Sebulan ”Lahir” 568 Janda Baru di Banyuwangi

0
1871

calon-janda-dan-duda-baru-menunggu-proses-persidangan-di-kantor-pa-banyuwangi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Angka perceraian di Banyuwangi tampaknya masih tetap tinggi. Pada bulan November  kemarin (2/12) , tercatat ada 568 kasus talak cerai dan gugat cerai yang masuk ke meja Pengadilan Agama Banyuwangi. Akibatnya, janda dan duda pun semakin bertambah di Bumi Blambangan.

Humas Pengadilan Agama Banyuwangi, Amroni menjelaskan hingga akhir November tercatat 7.100 kasus yang ditangani PA Banyuwangi. Dengan 6.374 adalah kasus gugatan yang didominasi perceraian. Menyusul di bawahnya beberapa kasus  lain seperti kasus permohonan isbat nikah, pengesahan anak, izin poligami, dispensasi nikah  dan perwalian.

Selama bulan November kemarin, ada 641 kasus yang diterima PA dan 568 kasus di antaranya adalah perceraian. Tren ini cenderung stabil dan belum mengalami penurunan yang signifikan. Amroni memprediski selama bulan Desember,  jumlah gugatan cerai maupun  talak cerai masih dalam angka yang tidak terlalu beda dengan bulan sebelumnya.

PA selama ini sudah berusaha melakukan penekanan agar warga  tidak meneruskan kasus perceraiannya. Sebab, bagaimanapun  juga tingginya kasus perceraian akan berdampak buruk terutama  bagi mereka yang kehilangan statusnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Belasan Desa di Banyuwangi Berstatus Tanggap Darurat Kekeringan