Sempat Anjlok, Harga Jeruk di Banyuwangi Merangkak Naik

0
1666
Buruh petik memanen buah jeruk di kebun Desa Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring.
Buruh petik memanen buah jeruk di kebun Desa Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring.

CLURING-Sempat anjlok diharga Rp 3.000 per kilogram, harga buah jeruk kini perlahan mulai merangkak naik. Kenaikan itu dipicu berkurangnya stok jeruk siap petik di kebun milik para petani. Persedian buah naga, kini juga terbatas.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu pedagang jeruk, Supriyadi, 52, asal Desa Kalipoloso, Kecamatan Cluring yang selama ini sering kirim ke Bali mengatakan saat ini harga jeruk sudah mulai naik. Bila sebelumnya jeblok, telah mencapai Rp 6.000 per kilogram dari petani.

“Harga dari petani sekarang Rp 6.000 per kilogram, bisa ditambah sedikit melihat lokasi dan petiknya,” jelasnya.

Loading...

Hanya saja, terang dia, saat ini mencari buah jeruk yang siap panen sangat sulit. Meski hanya tersedia satu kuintal dari satu kebun, para pedagang rela mendatangi karena kondisi pasar yang mulai membaik. Kondisi itu berbeda dengan beberapa minggu lalu, yang banyak buah jeruk siap panen.

“Sekarang meski cuma ada satu kuintal kita petik, memang jumlahnya tidak banyak,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2