Supriyono Tanyakan Hukuman Yang Diterima

0
276

katiyem-menunggu-putranya-supriyono-yang-masih-menjalani-perawatan-di-rsud-genteng-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Supriyono, 22, bujangan asal Dusun Ringinmulyo, Desa/Kecamatan Pesanggaran, yang terluka parah di bagian  perut, dan harus menjalani perawatan di RSUD Genteng,  sebenarnya statusnya masih belum ditetapkan oleh polisi.

Pemuda bertato di tangan  kanan dan ditemukan bersimbah darah bersama Tutik, 50, pacarnya yang tewas di kamar rumah milik orang tuanya itu pada Senin (7/11) itu, tampaknya memiliki firasat kurang baik. Dengan suara lirih, Supriyono yang kondisi kesehatannya belum pulih itu sempat beberapa kali menanyakan hukuman yang  akan diterima.

“Mas, berapa tahun (hukuman) ya nanti,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng. Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, warga Dusun Ringinmulyo, RT 2, RW 4, Desa/Kecamatan Pesanggaran sempat  dibuat geger, Senin malam (7/11).

Loading...

Seorang perempuan, Tutik, 50, meninggal dengan luka bekas  tusukan di beberapa bagian tubuhnya di kamar rumah milik Sahril, 50, warga setempat. Di kamar itu juga ditemukan  Supriyono, 22, salah satu putra   Sahril. Supriyono ini mengalami tiga luka bekas tusukan di bagian perutnya.

Beruntung, perjaka itu masih  selamat dan langsung dilarikan  ke Puskesmas Pesanggaran. Dugaan sementara, Tutik asal   Dusun Garit, Desa Alasmalang,  Kecamatan Singojuruh, yang  penuh darah pada tubuhnya itu  diduga karena dibunuh. Sedang  luka yang menimpa Supriyono,  masih didalami oleh aparat kepolisian.

Sampai kemarin (13/11) Supriyono, 22, masih menjalani  perawatan di RSUD Genteng, tapi kondisinya juga terus membaik. Selang infus yang sebelumnya dimasukkan ke hidung dan  tangan, terlihat sudah dilepas. Hanya satu selang untuk bantuan kencing saja yang masih terpasang.

Kondisi Supriyono yang sudah membaik itu, juga terlihat dari tidur yang tidak terlentang. Tapi, kini juga bisa bersandar. Keluarganya, secara bergiliran menunggu di rumah sakit.  “Saya jaga, tadi bapaknya yang  jaga,” terang Katiyem, 50, ibu Supriyono seraya berharap permasalahan yang menimpa putranya ini segera selesai.

Kapolsek Pesanggaran, AKP Sudarsono, saat dikonfirmasi mengatakan melihat kondisi kesehatan Supriyono yang terus membaik, pihakya mulai mempersiapkan untuk melakukan pemeriksaan. “Kita masih menunggu keterangan  dari dokter yang menangani,”  katanya.

Jika dokter menyatakan kesehatannya sudah membaik dan bisa dimintai keterangan, maka upriyono akan segera diperiksa. “Kita menunggu dokter, kalau diizinkan kita lakukan pemeriksaan,” ungkapnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :