Tarif Feri Turun

0
536

BANYUWANGI – Sejak pukul 00.00 tadi malam (25/10) tarif penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk mengalami penurunan harga. Penurunan tarif feri ini berlaku untuk semua penumpang dan golongan kendaraan yang mengunakan jasa pelayaran rute Ketapang-Gilimanuk.

Turunnya tarif penyeberangan itu karena harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengalami penurunan. Dasar turunnya tarif penyeberangan di Selat Bali itu adalah Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hub Hubdat) Menteri Perhubungan RI Nomor: TU,47/X/OPP-GM/2015.

Surat edaran itu berisi penyesuaian tarif penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk. Yang mendasari munculnya surat edaran terbaru tersebut adalah Peraturan Menteri Perhubungan RI (Permenhub RI) Nomor: PM 63 Tahun 2015 Tanggal 26 Maret 2015, Surat Direktur l.alu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Nomor AP 701/ 1/5/ DJPD/2015.

Selain itu, ada juga Surat Direksi PT. ASDP lndonesia Ferry (Persero) Nomor: OP.007/3/8/ ASDP- 2015 tanggal 15 Oktober 2015. Keputusan Direksi PT. ASDP lndonesia Ferry (Persero) Nomor: KD.98/ OP.404/ASDP 2015 tanggal 13 April 2015 juga menjadi dasar turunnya tarif penyeberangan, baik penumpang maupun kendaraan, di lintas pelayaran Ketapang-Gilimanuk itu.

Manajer Operasional PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Wahyudi Susianto, mengatakan turunnya tarif penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk ini merupakan bentuk penyesuaian tarif karena BBM jenis solar mengalami penurunan harga.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Warga Temukan Janin Bayi di Pinggir Jalan, Ada Surat Wasiat dan Uang Rp 100 Ribu