Tekan Bertambahnya Penyebaran AIDS, KPA Banyuwangi gelar Penyuluhan

0
267
Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banyuwangi saat melakukan penyuluhan HIV-AIDS di wilayah Pelabuhan Ikan Muncar Banyuwangi Jawa Timur. Senin, (14/08). (Foto: radiobintangtenggara.com)

MUNCAR Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banyuwangi melakukan ekspansi penyuluhan HIV-AIDS di wilayah Pelabuhan Ikan Muncar. Selain pelabuhan, KPA juga bekerjasama dengan perusahaan pengalengan ikan di Muncar untuk sosialiasi itu, Senin (14/8).

Tunggul Harwanto personel dari KPA Banyuwangi mengatakan pihaknya mentargetkan, seluruh warga yang berada di sepanjang pesisir Banyuwangi akan dilakukan penyuluhan dan edukasi mengenai HIV.

“Kawasan pesisir merupakan daerah yang rentan terkait dengan penyebaran virus tersebut,” katanya.

Menurutnya, pada semester tahun tahun 2017, Banyuwangi mengalami  penurunan kasus HIV/AIDS. Tercatat dari tahun 1999 hingga pertengahan bulan Agustus, pengidap HIV kurang lebih sebanyak 769 kasus.

Jumlah tersebut rata-rata didominasi oleh ibu rumah tangga. Sisanya, adalah pekerja seks komersial, para suami yang jajan sembarangan dan anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang terjangkit AIDS.

Tunggul menambahkan, Banyuwangi kini sudah ada mengalami penurunan peringkat di tingkat Provinsi Jawa Timur. “Jika sebelumnya berada di posisi ke tiga, Banyuwangi kini turun satu strip, berada di peringkat empat,” ujarnya.

Sementara peringkat tiga diduduki Kabupaten Jember, posisi kedua Kota Malang dan peringkat pertama masih diduduki oleh Kota Surabaya. (radiobintangtenggara.com)

Loading...