Ibu Rumah Tangga Ranking Teratas Penderita HIV/AIDS

0
735

BANYUWANGI – Meski Banyuwangi menempati urutan ke tiga dalam jumlah mengidap human immunodeficiecy Virus (HIV) di Jawa Timur, angka tersebut rupanya tidak membuat Komisi Penanggulangan HIV AIDS (KPA) Banyuwangi diam.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kemarin (17/9) komisi yang diketuai Bupati Banyuwangi itu berniat memperluas pendeteksian untuk menemukan jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) lebih banyak dari sebelumnya. Sejak tahun 1999 jumlah ODHA di Banyuwangi mencapai 2.374 orang, dengan rincian yang positif AIDS 1.126 orang.

Sementara itu, yang meninggal dunia 339 orang. Jumlah itu membuat Banyuwangi mendapat perhatian baik secara nasional maupun internasional. Namun, Wakil Ketua I KPA. dr. Widji Lestariono mengatakan pihaknya justru akan membongkar lebih banyak lagi hingga menemukan angka pasti atau setidaknya dapat mendata semua ODHA.

Jumlah yang cukup besar baginya memang cukup memprihatinkan. Akan tetapi, lebih berbahaya lagi jika dibiarkan dan menyebar tanpa terkendali.  Jumlah ODHA di Banyuwangi yang cukup besar, menurut Rio. karena cukup banyak croluntmy conseling and testing (VCT) atau konseling bagi para ODHA.

“Di daerah lain belum tentu VCTnya sebanyak kita. Wajar jika kita menemukan angka yang cukup besar untuk ODHA,” jelas Rio di hadapan peserta rapat koordiasi penyusunan aksi daerah penanggulangan HIV/AIDS dl kantor Pemkab Banyuwangi kemarin.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last