Terlibat Pengeroyokan, Polisi Ringkus Tiga Preman

0
97

Tiga-saksi-menunjuk-ke-arah-salah-satu-pelaku-yang-kukuh-mengelak-melakukan-aksi

CLURING – Diduga sedang mabuk setelah menggelar pesta minuman keras (miras), tiga kawanan pemuda terlibat pengeroyokan dan perusakan di Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Sabtu pagi (9/4). Para pelaku itu, akhirnya ditangkap oleh anggota Polsek Cluring.

Ketiga tersangka yang kini diamankan di ruang tahanan polsek, itu adalah Widianto Tri, 32; Dopi Riasandi, 33, dan Khoirul Deni, 21, ketiganya warga Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono. Para pelaku
itu, diduga telah mengeroyok Dimas Prima Gusti,17, asal Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, dan Dito Tomy, 17, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Cluring.

Loading...

Selain menghajar korban, para pelaku itu juga diduga melakukan perusakan dua unit sepeda motor, yakni Honda Scoopy dan Yamaha Vixion yang saat itu berada di lokasi. “Ketiga pelaku kita amankan di polsek,” cetus Kapolsek Cluring, Iptu Bejo Madreas melalui Kanitreskrim, Ipda Hariyanto.

Aksi brutal kawanan preman itu, terjadi sekitar pukul 02.30, pada Sabtu (9/4). Sebelum beraksi, ketiga pelaku menggelar pesta miras jenis arak di toko milik Widianto Tri, selatan Kampus UBI, di Dusun Cempokosari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.

Saat mereka sedang teler, mendatangi sejumlah remaja yang sedang tongkrongan di jalan simpang tiga Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Tanpa bicara, kawanan preman itu langsung menghajar Dimas dan Dito.

“Teman-teman korban banyak yang lari,” terangnya. Atas kejadian itu, keluarga Dimas dan Dito melaporkan ke Polsek Cluring. Dari laporan itu, pada Minggu (10/4) pukul 09.00, polisi bergerak dan menangkap para pelaku.

“Saat kita tangkap, ketiga pelaku membantah telah melakukan penganiayaan dan perusakan,” katanya. Tapi, jelas dia, ketiganya tidak berkutik setelah polisi mempertemukan dengan korban dan saksi. “Tiga saksi menunjuk ketiga pemuda itu yang melakukan pengeroyokan,” ungkapnya.

Selain mengamankan ketiga pelaku, polisi juga menyita sisa arak yang baru dipakai. “Kita masih mengembangkan, ada dugaan pelaku ini melakukan aksinya lebih dari satu TKP (tempat kejadian perkara),” tandasnya.(radar)

loading...