Tujuh ”Arsitek” Musik Tradisional di Balik Suksesnya Lalare Orkestra

0
783

dari-kiri-yons-dd-wanai-haidi-bing-slamet-saiful-ribut-kalembuan-kang-mul-dan-sayun-susiyanto


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sayun sampai Jatuh Sakit, Saiful Butuh Kesabaran

TANGAN bocah berusia 10 tahun itu begitu lincah menabuh kendang. Pukulan kendangnya membuat takjub penonton yang hadir. Di barisan lain, anak-anak begitu rancak memainkan angklung dan saron. Perpaduan kendang, angklung dan saron itu menghasilkan suara rancak yang enak  didengar telinga.

Di tengah serunya anak-anak memainkan gamelan, seorang  pria berdiri di depan seolah memberi aba-aba agar tabuhan gamelan berjalan serempak. Pria tersebut adalah satu dari sekian pelatih yang “mengarsiteki”  penampilan Lalare Orkestra yang akan manggung di Gesibu nanti  malam.

Anak-anak yang tergabung  dalam Lalare Orkestra memang memiliki talenta luar biasa terhadap musik tradisional Banyuwangi. Meski punya talenta, tidak mudah mendidik mereka menjadi kompak memainkan musik tradisional berbentuk orkestra.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last