Beranda Sosial Tumpang Pitu Bergejolak, Aparat Keamanan Tambah Pasukan

Tumpang Pitu Bergejolak, Aparat Keamanan Tambah Pasukan

0
539

SEMENTARA itu, aksi warga kontra penambangan emas yang dikelola PT. BSI di Gunung Tumpang Pitu di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tampaknya belum berhasil dikendalikan. Aparat kepolisian kembali mengirim pasukan ke lokasi tambang emas di pinggir Laut Selatan itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Personel yang baru dikirim itu adalah anggota Brimob dari Bondowoso dan Malang. Selain itu, personel dari Polres Situbondo dan Jember juga ada yang dikirim. Semua anggota polisi itu disebar di beberapa  titik di kawasan penambangan emas milik  PT. BSI dengan memperkuat anggota dari Polres Banyuwangi yang sudah siaga sejak  Rabu (25/11).

“Penambahan personel tiga kompi Brimob,” cetus Kapolres Banyuwangi,  AKBP Bastoni Purnama, melalui Kabag Ops, Kompol Sujarwo. Tiga kompi Brimob yang didatangkan itu,  terang dia, berasal dari Bondowoso dan  Malang. Selain itu, juga ada personel dari Polres Jember  dan Situbondo.

“Petugas keamanan yang baru tiba  600 personel,” ungkapnya. Menurut Kompol Sujarwo, selama aksi itu berlangsung ada dua anggota polisi yang terluka. Kedua anggota itu kepalanya bocor terkena lemparan batu.

“Saat kami mengamankan, banyak warga yang melempari batu,” cetusnya.  Sementara itu, selama seharian kemarin (26/11)  suasana di lokasi penambangan emas di sekitar Gunung Tumpang Pitu tampak aman. Tidak terlihat ada kerumunan warga. Warga enggan memberikan keterangan demi alasan keamanan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!