Musim Panen, Harga Buah Naga Anjlok di Banyuwangi

0
344
Ilustrasi panen bua naga

PURWOHARJO – Para petani yang menanam buah naga kini mulai panen. Hanya saja, mereka kurang bisa senyum lepas karena harganya anjlok. Buah naga itu, kini banyak dikirim keluar kota.

Salah satu petani buah naga, Widodo, 47, asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Purwoharjo, mengatakan buah naga miliknya yang baru dipanen dijual ke beberapa kota seperti Surabaya, Bali, dan Jakarta. “Kita jual ke luar kota,” katanya.

Widodo mengaku menanam buah naga di lahan seperempat hektare atau 230 pohon. Tanamannya itu, kini telah berumur 1,5 tahun. “Ini sudah petik yang kali ketiga,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng kemarin (25/9).

Loading...

Menurut Widodo, harga buah naga saat ini sedang anjlok, yakni hanya Rp 7.000 perkilogram. Padahal saat petik pertama, buah naga miliknya pernah tembus Rp 20 ribu per kilogram. ”Pernah terjual dengan harga Rp 34 ribu per kilogram,” katanya.

“Setiap satu tiang panjatan, terang dia, itu terrdiri empat pohon buah naga. Dan itu, sekali panen bisa mencapai 30 kilogram. Dengan hasil panen itu, dalam sebulan bisa menghasilkan Rp 5 juta. “Sebulan itu biasanya bisa bisa petik dua kali,” ungkapnya.

Untuk pemasaran buah naga, Widodo mengaku tidak terlalu kesulitan. Sebab, sudah ada péngépul yang membeli langsung ke lahan dengan harga sesuai pasar.  “Pengepul datang dan panen sendiri,” terangnya.

Salah satu pengepul buah naga, Sulistiono, yang tinggal di Desa/Kecamatan Purwoharjo, selama masih  panen buah naga ini setiap hari bisa mengumpulkan buah naga sékitar dua hingga 2,5 ton.

“Itu hanya  di wilayah Kecamatan Purwoharjo, kalau sampai ke luar kecamatan bisa tembus 40 per hari,” ungkapnya. Buah naga yang dikumpulkan itu, terang dia, akan dikirim ke beberapa kota di lndonesia, seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Bogor, Bali, dan kota lainnya, “Dalam sehari bisa mengirim hin gga 45 ton,” katanya. (radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :