1.200 Peserta Ramaikan Festival Kuwung

0
880

BANYUWANGI- Festival Kuwung dengan tema cerita rakyat (folldore) malam ini akan meramaikan kota Banyuwangi. Sekitar 1.200 peserta dari lima daerah penampil (dapil) dan beberapa kabupaten/kota akan membawakan parade berisi cerita rakyat atau legenda dari daerah masing-masing.

Sesuai agenda, Festival Kuwung akan dimulai pukul 19.00 dengan start di depan kantor pemkab dan Finis di Taman Blambangan. Pada adegan pembuka, penonton dari depan kantor Pemkab Banyuwangi akan disuguhi cerita Mbok Delima.

Cerita yang berasal dari kawasan Desa Tegaldlimo, Dekat Alas Purwo, itu mengisahkan cinta juragan tani kepada Mbok Delima, yaitu seorang perawan sakti yang menguasai ilmu pertanian. Karena cintanya tak tersampaikan, Mbok Delimo pun membuang sampur sakti miliknya.

Kemudian, parade itu disusul berturut-turut penampilan dapil- dapil yang membawa cerita berbeda. Seperti kisah Bambang Menak yang disajikan dapil 1, kemudian cerita Kebo-Keboan yang disajikan dapil 2, lalu kisah asal mula petik laut dari dapil 3.

Ada juga cerita lajang Sebatang dari dapil 4 yang meliputi lima kecamatan, mulai Tegaldlimo, Pesanggaran, Bangorejo, Siliragung, dan Tegalsari. Yang terakhir adalah kisah asal-mula berdirinya istana Macan Putih yang disajikan dapil 5.

Di sela penampilan setiap dapil itu nanti akan ada penampilan satu-per satu dari enam Kabupaten lain yang turut berpartisipasi. Sehingga, penonton yang berada di pinggir Jalan A. Yani, Jalan PB. Sudirman, hingga Jalan Sasuit Tubun, bisa menikmati penampilan berbeda.

Apalagi, keenam kabupaten yang berpartisipasi menyajikan cerita yang unik sesuai ciri khas daerahnya. Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Banyuwangi, Choliqul Ridha, menambahkan pada festival kali ini panitia akan menyuguhkan penampilan lebih menarik.

Setiap dapil akan membawa lebih dari 100 peserta. Ditambah lagi ada tampilan penutup berupa parade yang menyajikan tema Festival Kuwung tahun depan. “Akan ada banyak permainan lightning nanti. Yang berbeda kali ini festival akan diberi closing, yaitu penampilan dari dapil 6 yang menyajikan tema sejarah Blambangan,” kata Ridha. (radar)