Angkat Kisah Ande-ande Lumut

0
1397

BANYUWANGI – Dewan Kesenian Blambangan (DKB) menepati untuk harus menampilkan tradisi Padang Ulanan di Pantai Boom, Banyuwangi. Kali ini giliran seni teater Kusuma dari SMKN 1 Banyuwangi yang unjuk kebolehan di pentas terbuka Pantai Boom tadi malam (27/11).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Belasan siswa menampilkan seni teater kontemporer dengan lakon  Ande-ande lumut. Penonton yang datang terbilang lebih banyak dibandingkan pentas Padang Ulanan akhir pekan lalu. Pantauan Jawa Pos tadi malam, penonton masih didominasi kaum muda.

Tidak sedidt penonton dewasa beserta keluarga menyaksikan pertujukan teater tadi malam. Pelatih teater Kusuma, Ismirdianto, mengatakan merupakan sebuah penghormatan tersendiri bagi teater asuhannya tampil pada pentas Padang Ulanan tersebut.

Sebab, selama ini di Banyuwangi seni teater belum banyak diberi kesempatan tampil mengisi acara-acara di luar sekolah. “Minat banyak dari anak sekolah. Hanya, kesempatan seperti ini bagi kesenian teater di Banyuwangi masih sangat kurang,” kata pria yang akrab disapa Faiz itu.

Loading...

Dalam  teater tadi malam, tema yang diangkat adalah cerita rakyat Ande-ande Lumut. Dalam cerita tersebut, Panji Asmorobangun yang menjadi tokoh utama bertemu perempuan cantik dari kerajaan lain yang tak lain adalah jodohnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2