Angkat Kisah Ande-ande Lumut

0
1521

BANYUWANGI – Dewan Kesenian Blambangan (DKB) menepati untuk harus menampilkan tradisi Padang Ulanan di Pantai Boom, Banyuwangi. Kali ini giliran seni teater Kusuma dari SMKN 1 Banyuwangi yang unjuk kebolehan di pentas terbuka Pantai Boom tadi malam (27/11).

Belasan siswa menampilkan seni teater kontemporer dengan lakon  Ande-ande lumut. Penonton yang datang terbilang lebih banyak dibandingkan pentas Padang Ulanan akhir pekan lalu. Pantauan Jawa Pos tadi malam, penonton masih didominasi kaum muda.

Tidak sedidt penonton dewasa beserta keluarga menyaksikan pertujukan teater tadi malam. Pelatih teater Kusuma, Ismirdianto, mengatakan merupakan sebuah penghormatan tersendiri bagi teater asuhannya tampil pada pentas Padang Ulanan tersebut.

Sebab, selama ini di Banyuwangi seni teater belum banyak diberi kesempatan tampil mengisi acara-acara di luar sekolah. “Minat banyak dari anak sekolah. Hanya, kesempatan seperti ini bagi kesenian teater di Banyuwangi masih sangat kurang,” kata pria yang akrab disapa Faiz itu.

Dalam  teater tadi malam, tema yang diangkat adalah cerita rakyat Ande-ande Lumut. Dalam cerita tersebut, Panji Asmorobangun yang menjadi tokoh utama bertemu perempuan cantik dari kerajaan lain yang tak lain adalah jodohnya.

Perempuan itu bernama Klenting Kuning. Dalam pentas teater tadi malam, para pemain sedikit menyajikan sedikit komedi untuk menghibur para penonton. Aksi jenaka siswa SMKN 1 Banyuwangi ternyata mampu mengundang gelak tawa penonton yang hadir di amphitheater pantai bom tadi malam.

Tldak hanya seni tater, beberapa budayawan yang tergabung dalam DKB tadi malam juga membacakan bait-bait puisi yang disambut tepuk tangan penonton. Faiz menambahkan, seni teater tidak ubahnya seni drama seperti halnya janger dan ketoprak.

Para pelaku seni teater berakting layaknya seorang tokoh yang dia perankan. Menurutnya, seni teater bagi anak-anak sekolah sangat penting. Dengan bermain teater, mental anak bisa terbangun dan anak-anak lebih berani tampil di muka umum.

“Selain berkesenian, mental anak-anak akan terasah dengan main teater. Karena mereka kan tampil di depan banyak orang. Itu bagus sebagai bekal dirinya di masa depan, ”  pungkasnya. (radar)