Beranda Sosial Cuaca Ekstrim, Tanaman Cabai Banyak Mati

Cuaca Ekstrim, Tanaman Cabai Banyak Mati

0
1074
Luluk Hari Yanto menunjukkan tanaman cabai miliknya yang mati di Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, kemarin (5/12).
Luluk Hari Yanto menunjukkan tanaman cabai miliknya yang mati di Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, kemarin (5/12).

SEMPU – Cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi, membuat petani cabai yang ada Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu banyak yang merugi. Sebab, banyak dari tanamannya mati, kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu petani cabai, Luluk Hari Yanto, 48, mengatakan curah hujan yang tinggi selama dua pecan terakhir, membuat tanaman cabai miliknya rusak. “Hampir setiap hari turun hujan,” katanya.

Loading...

Gara-gara hujan deras itu, terang dia, tanaman cabai miliknya banyak yang mati. Tanaman cabai seluas 1/8 hektar, hamper tidak ada yang tersisa. “Tanaman cabai seluas itu semuanya rusak dan mati,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Yang mengenaskan, terang dia, cabai yang sudah berwarna merah dan siap dipanen akhirnya juga rusak. Belum lagi cabai yang masih hijau, kini banyak yang bintik-bintik kehitaman. “Yang merah layu, yang hijau ada bercak hitamnya,” jelasnya.

Petani cabai lainnya, Turiyo, 52, mengatakan tanaman cabai miliknya yang sudah siap dipanen, kini banyak yang mati lantaran curah hujan yang sangat tinggi. “Dua pecan terakhir setiap hari hujan, kerugian sekitar Rp 10 juta,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!