Enam Bulan Sepi Tangkapan Ikan, Beberapa Pabrik di Muncar Stop Produksi 

0
317

MUNCAR – Ikan tangkapan di Pelabuhan Muncar relatif sepi selama enam bulan terakhir. Kondisi ini berdampak pada menurunnya pasokan bahan baku industri pengolahan hasil laut di wilayah Kecamatan Muncar. Kesulitan bahan baku ikan dirasakan oleh Muryadin, 46, dari perusahaan PT.  Perfect International Foot Muncar.

‘’Sudah enam bulan tidak ada ikan masuk di Muncar. Kebanyakan hanya menjual ikan perkak, itu pun dari cold storage,’’ ujarnya. Muryadin menambahkan, ikan tangkapan berukuran kecil bisanya hanya bisa diolah untuk pindang dan ikan asin.

‘’Untuk ikan pindang, sementara ini dikirim ke Madura dan Lamongan,’’ tuturnya. Untuk sementara, kata dia, banyak  perusahaan pengolahan ikan di Kecamatan Muncar yang tidak melakukan  proses produksi. Penyebabnya adalah keadaan cuaca yang ekstrem, sehingga  para nelayan takut pergi melaut. Hanya perahu berukuran kecil yang berani  berlayar ke tengah laut untuk mencari  ikan.

‘’Perahu kecil biasanya hanya dapat ikan pancingan seperti jenis  ikan pogot, tambak moncong, dan ikan belanak. Semua ikan pancingan itu masuk konsumsi ikan bakar, dijual  dengan harga Rp 50.000 per Kilogram.  Ya, lumayan mahal,’’ jelasnya.

Kondisi sepi tangkapan ikan di Muncar seperti ini sudah berlangsung sejak bulanSeptember-Oktober 2016 silam.Akibatnya, para karyawan pabrik  yang stop produksi terpaksa bantir  setir cari kerja sampingan. Ada  pekerja pabrik yang kerja jadi buruh bangunan, ada juga yang merantau bekerja ke daerah lain.

“Biasanya kalau laep (paceklik) seperti ini, banyak warga barang menjual barang-barang rumah tangga,”  ujar Muryadin. (radar)

Loading...