Beranda Sosial Jika Melanggar Perda, Maskot Bisa Ditutup

Jika Melanggar Perda, Maskot Bisa Ditutup

0
1067

BANYUWANGI – Peringatan kepada para pemilik dan pengelola tempat karaoke di Banyuwangi. Toleransi agar menyesuaikan bangunan, jam operasional, dan segala ketentuan tentang tempat hiburan, sebagaimana yang diatur Peraturan Daerah (Perda) Banyuwangi Nomor 10 Tahun 2014 akan berakhir November mendatang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu ketentuan yang diatur dalam perda tersebut adalah tempat karaoke harus transparan dan dapat dilihat dari luar. Dinding bangunan bagian depan dan pintu terbuat dari kaca, serta menggunakan lampu penerangan yang permanen dan tidak menggunakan lampu remang-remang.

Meski Nomor 10 Tahun 2014 tersebut telah diundangkan pada 29 Oktober 2014 lalu, pemkab memberi toleransi kepada pemilik atau pengelola tempat hiburan untuk menyesuaikan tempat usahanya itu sesuai perda. Toleransi tersebut diberikan selama satu tahun atau sampai akhir Oktober 2015.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya berharap ┬áketentuan tersebut bisa segera dipenuhi oleh seluruh pemilik tempat hiburan di Bumi Blambangan. “Saya termasuk orang yang paling tidak senang kalau ada penutupan paksa.

Loading...

Saya senang kalau tempat-tempat hiburan memenuhi ketentuan,” ujarnya kemarin (7/10). Bupati menuturkan, pemkab telah memberi kelonggaran agar seluruh tempat hiburan menyesuaikan perda. Dia mengaku yakin, dengan memenuhi ketentuan perda tersebut, misalnya tempat karaoke menggunakan pintu kaca, tidak akan mengurangi omzet.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!