MUI Minta Jadwal Karnaval Pagi

0
2818
Ketua MUI Banyuwangi KH Muhammad Yamin

BANYUWANGI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) melayangkan surat resmi kepada Bupati Abdullah Azwar Anas. Melalui surat bernomor 20/DP.MUI/Kab.BWI/lV/2017 tersebut, lembaga yang satu ini mengusulkan agar Pemkab Banyuwangi mengubah waktu pelaksanaan karnaval tingkat sekolah yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ketua MUI Banyuwangi, KH Muhammad Yamin, mengatakan usul tersebut disampaikan untuk menindaklanjuti keresahan para wali murid, guru, ulama, tokoh lintas agama, MUI tingkat kecamatan, dan para tokoh agama di Banyuwangi.

Keresahan itu mereka sampaikan secara langsung saat MUI melaksanakan rapat koordinasi maupun kegiatan pembinaan di berbagai pelosok Bumi Blambangan selama enam bulan terakhir. Menurut Yamin, ada beberapa problematika yang disampaikan lintas elemen masyarakat, pengurus MUI kecamatan, para kepala sekolah, maupun dewan guru.

Salah satunya berkaitan dengan dampak waktu pelaksanaan karnaval yang kurang tepat, sehingga menyebabkan siswa muslim tidak menjalankan salat Duhur, Asar, dan Magrib. Dikatakan, biasanya karnaval dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI digelar pukul 14.00.

Meski di gelar menjelang sore, tidak sedikit peserta karnaval yang mulai merias diri sejak pukul 08.00. Akibatnya, peserta karnaval tersebut tidak melaksanakan salat Duhur. Tidak hanya itu, peserta karnaval yang mendapat nomor urut buncit rata-rata sampai di garis finish sesudah memasuki waktu salat Magrib atau sekitar pukul 18.30.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Lagi, Dua Bocah yang Hilang Terseret Ombak Pantai Trianggulasi Ditemukan Tewas