Pengamen Bertato Perkosa Siswi SMK

0
5381

“Kejadian ketiga pada 15 Juni di rumah tersangka,  waktunya siang hari,” ungkapnya. Dari keterangan tersangka, jelas dia, sebelum melakukan perbuatan tidak layak itu, keduanya minum minuman keras (miras) yang dioplos dengan suplemen kuku bima. Dalam keadaan setengah sadar itulah, tersangka melakukan aksi bejatnya.

“Saat kejadian itu, korban dalam kondisi mabuk,” jelasnya. Terbongkarnya kejadian itu, bermula dari rasa curiga dari orang tua korban pada putrinya yang jarang pulang. Orang tuanya, bermula menanyakan pada beberapa temannya dan diberitahu sering jalan bersama tersangka.

“Korban didesak oleh orang tuanya dan akhirnya mengaku,” terangnya. Atas perbuatannya itu, tersangka oleh polisi dijerat dengan pasal 76 E jo pasal 81 ayat 2, jo pasal 82 ayat 1 Undang-undang (UU) RI, nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman minimal lima tahun penjara,” katanya. Pada polisi tersangka membantah kalau dirinya telah memperkosa korban. Apa yang dilakukan itu berdasarkan suka sama suka karena keduanya berpacaran. Dia yang mengajak,” ujar tersangka pada Jawa Pos Radar Genteng kemarin (19/6). (radar)

Kata kunci yang digunakan :

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Hajar Tetangga, Kakek 72 Tahun Masuk Penjara