Seorang Pemandu Wisata Tewas Terjatuh di Kawah Ijen

0
574
Foto: detik

BANYUWANGI – Seorang pemandu wisata atau guide yang diketahui bernama Hariyan Edy Santoso alias Bronto (38) warga Dusun Rejopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, ditemukan tewas saat memandu wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari Detikcom, guide tersebut ditemukan tewas setelah terjatuh dari bibir Gunung Ijen ke arah kawah atau di sekitar areal penambangan belerang. Kejadian kecelakaan ini baru diketahui sekira pukul 05.00 WIB, Sabtu (20/4/2019) pagi.

Kapolsek Licin, AKP Hery Purnomo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, guide malang itu ditemukan tewas oleh para penambang belerang. Meski sempat dibawa ke Puskesmas Licin, namun nyawanya tak sempat ditolong.

“Iya benar memang. Tapi saat ditemukan kondisinya sudah tewas di lokasi. Informasinya jatuh dari bibir Gunung,” kata AKP Hery Purnomo.

“Beberapa saksi mata mengaku saat kejadian asap tebal sedang menyelimuti puncak Ijen. Namun guide ini nekat turun untuk melihat blue fire,” imbuhnya.

Kondisi Ijen yang tak bersahabat saat itu dibenarkan oleh salah satu guide, Hairul. Menurutnya, asap tebal dari pembakaran belerang membuat guide maupun wisatawan kesulitan untuk turun.

“Memang kondisinya parah asapnya. Saya aja gak berani turun,” tuturnya.

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]