780 Jamaah Haji Banyuwangi Berisiko Tinggi

0
1005
Seorang CJH Banyuwangi mencium putrinya sebelum berangkat ke Embarkasi Surabaya.

BANYUWANGI –  Suasana haru mewarnai pelepasan 1.278 calon jamaah haji (CJH) Banyuwangi, tadi malam. Calon tamu Allah itu  dilepas oleh Bupati Abdullah Azwar Anas di depan kantor Pemkab Banyuwangi pukul 00.00. Mereka  diangkut menggunakan 29 armada bus dengan pengawalan ketat  tiga mobil ambulans dan lima kendaraan Patwal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Yang mengharukan, ketika bus berjalan beriringan, para CJH melambaikan tangan dari dalam kendaraan. Begitu juga sebaliknya, para pengantar yang berdiri di pingir jalan, membalas lambaian tangan tersebut. Gema labbaik allhumma labbaik membahana di sepanjang jalan A. Yani tadi malam.

Tahun ini 1.278 CJH tersebut berangkat agak malam. Mereka tergabung dalam kloter 35, 36, dan 37. Berbeda tahun lalu yang berangkat pukul 21.00.  Diperkirakan CJH masuk asrama haji Sukolilo pukul 11.00.

“Kalau berangkat lebih awal sampai Surabaya terlalu pagi. Kami khawatir waktunya terbuang. Kalau berangkat pukul 00.00 sampai Surabaya langsung bisa masuk asrama haji,” ujar H. Mukhlis, kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banyuwangi.

Tahun lalu jumlah CJH 974 orang. Tahun ini  lebih besar dibanding tahun sebelumnya, yakni 1.278 orang. Dari 1.278 CJH yang berangkat, sebanyak 780 orang masuk kategori risiko tinggi (Risti).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last